Peringkat Berapa Indonesia Dalam Hal Kemacetan?

Inilah ranking Negara kita dalam penelitian internasional yang berkaitan dengan kemacetan.

Perusahaan analis transportasi Inrix setiap tahunnya melakukan studi tentang peringkat kemacetan pada sebuah Negara. Di Negara-negara nonton movie dengan tingkat kemacetan yang parah, pengemudi bisa menghabiskan waktu produktif bahkan mencapai lebih dari 30 jam per tahun hanya untuk mengantre di jalan raya yang macet. Analisis dengan pengumpulan data ini dilakukan berdasarkan data dari kendaraan, infrastruktur, dan data lalu-lintas. Laporan hasil penelitian tersebut disusun sesuai data lalu lintas sebesar 500 terabytes yang diperoleh dari 300 juta sumber. Penyebab kemacetan parah di tanah air antara lain disebabkan oleh harga BBM yang murah dan  tingkat kepemilikan kendaraan pribadi yang tinggi. Berikut ulasannya untuk Anda.

Peringkat Negara dengan kemacetan paling parah

Inilah ranking Negara-negara dengan tingkat kemacetan paling parah mulai dari peringkat paling bawah hingga atas.

Turki

Masyarakat negara ini menghabiskan waktu untuk macet mencapai 34 jam  per tahun.

Puerto Rico

Waktu yang dihabiskan masyarakat untuk macet di Negara ini mencapai 37 jam per tahun.

Brasil

Sama dengan Puerto Rico, masyarakat menghabiskan waktu untuk macet mencapai 37 jam per tahun.

Afrika Selatan

Di sini masyarakat harus menghabiskan waktu untuk macet selama 38 jam per tahun

Venezuela

Pada Negara tersebut waktu produktif yang terbuang sia-sia karena macet mencapai 39 jam per tahun.

Amerika Serikat

Bahkan Negara Amerika masih mengalami masalah kemacetan hingga harus membuang waktu hingga 42 jam per tahun.

Rusia

Rusia berada pada angka yang sama dengan Amerika dalam hal kemacetan, yaitu mencapai 42 jam per tahun.

Indonesia

Masyarakat di tanah air harus menghabiskan waktu produktif dengan sia-sia untuk macet mencapai 47 jam per tahun.

Kolombia

Kolombia juga berada pada angka yang sama dengan Indonesia dalam hal kemacetan, yaitu mencapai 47 jam per tahun.

Thailand

Negara tetangga Indonesia bahkan mengalami masalah yang lebih berat dalam kemacetan yang mencapai pemborosan waktu hingga 61 jam  per tahun.

Akibat stress bagi kesehatan psikis

Tak hanya membuang waktu produktif, kemacetan juga kerap menjadi penyebab stress yang bila terus-menerus terjadi bisa menimbulkan resiko yang fatal untuk kesehatan  mental. Susan Charles yang seorang professor psikologi dan perilaku social melakukan penelitian tentang kondisi tersebut menyatakan bahwa ketegangan yang dialami karena macet setiap hari dapat mengakibatkan iritasi kejiwaan hingga pada akhirnya memicu gangguan mental yang parah. Akibatnya dalam kehidupan sehari-hari, adalah penyebab perseteruan dengan suami atau istri, konflik di kantor, kecemasan, tekanan psikologi, hingga mood swing atau gangguan suasana hati yang ekstrim. Kondisi tersebut dapat terjadi sekitar 10 tahun kemudian.

Data yang diperoleh dari Mildlife Develoment dan National  Study of Daily Experiences di Amerika Serikat, jumlah wanita dan pria pada rentang usia 25-74 tahun yang menunjukkan gejala gangguan mental  semakin meningkat.  Salah satu pemicunya ternyata bukanlah peristiwa besar atau masalah yang mengguncangkan jiwa tetapi bahkan gangguan emosional kecil misalnya saat terjebak macet. Bila judi bola terjadi  terus-menerus tentu yang bersangkutan bisa mengalami gangguan kejiwaan.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut bagi Anda yang setiap hari mau tidak mau harus berhadapan dengan kondisi jalan yang tak bersahabat adalah melatih diri agar dapat mengelola emosi. Menjaga kepala tetap dingin dan memaksa kondisi emosi tetap tenang ternyata tak kalah pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik seperti konsumsi makanan sehat dan olahraga secara teratur. Mendengarkan music yang tenang, menjaga nafas tetap teratur, dan membayangkan hal-hal yang membahagiakan mungkin bisa menjadi solusi saat tengah terjebak macet.

 

Semoga bermanfaat!

Read More Peringkat Berapa Indonesia Dalam Hal Kemacetan?